Senin, 18 Juni 2012

Berita Lingkungan

  Banjarharjo (Senin 18 juni 2012)_ Disaat Perhutani BKPH Banjarharjo Barat mulai meningkatkan kewaspadaan ancaman Kebakaran Hutan menghadapi musim kemarau. Apalagi kemarau diperkirakan berlangsung hingga akhir tahun ini.
Sekitar Pukul 13.00 WIB. Bpk Erfan Rosadi Asper/KBKPH Banjarharjo Barat serta KRPH Banjarharjo menerima laporan masyarakat adanya titik Api di wilayah Hutan. Serentak Pak Asper dan Jajarannya segera meluncur ke tempat Kejadian. Sesampai di tempat titik Api tersebut  ternyata Kebakaran tidak terjadi wilayah Hutan. Namun kebakaran terjadi di kebun Tebu yang dilakukan oleh Pengelola perkebunan guna memperlancar dan memudahkan proses panen.

    Ironis memang DisaatPerum Perhutani dan Pemerintah dengan gencar mengatasi  Perubahan Iklim namun sebagian pihak telah semena-mena dan sekehendak hati dalam Pengelolaan lahan demi faktor ekonomi. Namun sangat mengesampingkan akan Kelestarian Lingkungan. Udara tercemar dan Kesehatan manusia terancam karena asap pembakaran. Bahkan kerugian sosial ekonomi dan ekologis yang timbul oleh asap pembakaran  cukup besar, bahkan dalam beberapa hal sulit untuk diukur dengan nilai rupiah. Secara ekologis insiden tersebut mengancam flora dan fauna alam Indonesia yang khas, bahkan mungkin membuat punah.






Tidak ada komentar:

Posting Komentar